TDG Chapter 5 Bahasa Indonesia

TDG Chapter 4 Bahasa Indonesia
TDG Chapter 6 Bahasa Indonesia

Tales of Demons & Gods Chapter 5 : Alkimis

Koin roh siluman adalah mata uang yang digunakan di kota Rongyao. Biasanya, dua atau tiga ribu koin sudah cukup untuk biaya hidup tahunan sebuah keluarga rakyat biasa. Semua harga barang di kota Rongyao diukur berdasarkan koin roh siluman, contohnya adalah : pakaian pelindung, kristal siluman, kulit siluman, ramuan obat dan berbagai barang lainnya.

Biaya tahunan Perguruan Sheng Lanhua sendiri sekitar tiga ribu koin. Untuk rakyat biasa jelas biaya ini sangatlah tinggi bagi mereka. Tapi banyak keluarga rakyat biasa yang lebih baik hidup sederhana dan menghemat demi mengirim anak mereka ke perguruan Sheng Lanhua. Karena jika anak mereka berhasil menjadi seorang pendekar atau pengendali siluman meskipun hanya mencapai tingkatan perunggu maka nasib keluarga mereka akan bisa berubah.

Seorang pendekar perunggu bisa bergabung dengan tentara dan menjadi seorang prajurit dengan pendapatan tahunan sekitar lima sampai enak ribu koin. Dan di saat yang sama mereka juga bisa menjelajahi pegunungan Wujin dan mendapatkan keuntungan dari penjelajahan tersebut.

Nie Li berasal dari keluarga Nie yang merupakan keluarga penguasa yang paling lemah. Kepala keluarganya adalah seorang pengendali siluman emas level satu. Pendapatan tahunan keluarganya sekitar enam puluh ribu coin dan kebutuhan keluarga mereka sangatlah besar. Biaya sekolah para anak-anaknya saja mencapai tiga puluh ribu koin. Ditambah lagi berbagai biaya lainnya yang sering membuat keluarga mereka berjuang keras demi menutupi semua kebutuhan tersebut dengan tidak ada pilihan lain dan terpaksa menjual beberapa usaha keluarga demi mengirim semua generasi muda mereka ke perguruan Sheng Lanhua.

Kepala keluarga mereka pernah berkata bahwa hanya dengan seseorang dari generasi muda yang berprestasi luar biasa akan membuat keluarga mereka sukses kembali.

Di kehidupannya yang lalu, Nie Li tidak begitu mengerti arti dari kalimat tersebut. Dia merasa aneh dengan tindakan Nie Hai, kepala keluarganya. Kepala keluarganya sangat keras dengan mereka dan setelah lahir kembali kini Nie Li mengerti pemikiran dan perhatian yang diberikan kepala keluarganya.

Sebagai salah satu anggota keluarga Nie, dia juga ingin keluarganya bertambah kuat dan menjadi salah satu keluarga ternama di kota Rongyao.

Setelah lahir kembali dengan ingatan dari kehidupan lalunya membuat Nie Li mempunyai banyak teknik kuat untuk berlatih. Tapi sebelum itu dia harus menghasilkan pendapatan untuk membeli beberapa kristal jiwa dasar. Kristal ini diperlukan untuk mengetahui ciri khas khusus alam jiwa seseorang. Dan setelah itu dia bisa menentukan teknik khusus yang cocok untuk berlatih dengan alam jiwa tersebut, karena jika teknik berlatih yang digunakan cocok dengan ciri khas alam jiwa seseorang maka efek latihan akan jauh lebih efektif.

Dong! Dong! Dong!

Bunyi bel terdengar di seluruh kota Rongyao menandakan kelas sudah selesai.

Para murid bergegas keluar dari gerbang dan melewati jalan yang cukup ramai di depan sana, dimana banyak pedagang terdengar menawarkan dagangan mereka.

“Pakaian pelindung perunggu terbaru! Dengan corak angin salju yang memperkuat pakaian ini! Para wanita bangsawan dan tuan-tuan sekalian, apakah kalian tertarik?” seorang pedagang keliling dengan jubah abu-abu menyapa kerumunan dengan penuh semangat. Hal ini pada akhirnya menarik beberapa perhatian para murid. Pakaian pelindung perunggu bukanlah sesuatu yang mampu dimiliki oleh para murid biasanya. Akan tetapi di dalam perguruan Sheng Lanhua ini ada beberapa murid yang berasal dari keluarga bangsawan. Dan mereka biasanya cukup kaya dan para pedagang ini berharap mereka cukup beruntung untuk menjual dagangan mereka kepada para murid kaya tersebut.

“Lihat, pakaian pelindung perunggu dengan corak angin salju!”

Para murid dengan heboh berbicara satu sama lainnya. Sepasang sarung tangan yang memancarkan sinar berwarna biru, dimana pada permukaannya terdapat corak misterius dan samar-samar terlihat aura dingin darinya.”

“Berapa harganya?” tanya salah satu murid dengan suara yang pelan.

“Enam puluh ribu koin!” jawab pedagang sambil tersenyum.

“Ya Tuhan, mahal sekali!”

Seorang keluarga biasa tidak akan pernah bisa mengumpulkan enam puluh ribu koin meski menabung selama sepuluh tahun.

“Ini adalah pakaian pelindung dengan corak angin salju di dalamnya. Corak ini dibuat dengan darah siluman wanita angin salju. Siluman ini sangat sulit dibunuh dan ciri khas yang didapat berkat corak tersebut adalah kemampuan menyerang yang sangat kuat. Sarung tangan ini sangat cocok untuk pendekar atau pengendali siluman angin salju!” dengan bangga sang pedagang menjelaskan pakaian pelindung tersebut.

Banyak murid yang melihat sepasang sarung tangan tersebut dengan penuh takjub, namun pada akhirnya mereka pergi begitu saja. Mereka tidak mampu membeli barang semahal itu.

“Jika sebuah pakaian pelindung perunggu saja seharga enam puluh ribu koin, bukankah ini artinya harga pakaian pelindung perak dan emas akan jauh lebih mahal?” gumam Lu Piao. Uang saku bulanan dia saja hanya sekitar lima ratus koin. Keluarga Lu Piao mempunyai banyak usaha dan dia bisa dikatakan mempunyai kekuatan finansial yang cukup baik. Di kehidupan yang lalu, Lu Piao sering membantu Nie Li dan Du Ze dalam masalah finansial. Akan tetapi meskipun Lu Piao memiliki sejumlah uang, pakaian pelindung perunggu bukanlah sesuatu yang sanggup ia beli.

Sembari berjalan Nie Li, Lu Piao dan Du Ze melihat-lihat sekitar, di jalanan ini terdapat berbagai jenis barang dari harga yang murah hingga mahal bisa ditemukan disini.

“Nie Li, apa yang kamu rencanakan?” tanya Lu Piao yang kebingungan sembari Nie Li melihat-lihat sekitar.

Di saat mereka berbicara, sosok seseorang tiba di depan pedagang keliling tadi.

“Lihat itu Shen Yue bersama Ye Ziyun!” ucap Lu Piao sembari menunjuk ke arah Shen Yue dengan mulutnya.

Nie Li melihat ke arah tersebut, dia hanya melihat Ye Ziyun dan beberapa gadis yang sedang mengobrol dengan gembira. Wajah cantik dan senyum manis miliknya seperti sinar matahari di antara para gadis tersebut jelas senyum Ye Ziyun yang paling mempesona. Semua orang melihat ke arahnya dan semua menjadi lebih bersemangat dengan keberadaan Ye Ziyun.

Shen Yue juga melihat dia dari waktu ke waktu lalu berkata dengan santai ke pedagang tersebut, “Baiklah, aku sedang kekurangan sarung tangan perunggu. Bungkus sarung tangan ini untukku.”

“BAIK, TUAN MUDA!” dengan semangat sang pedagang menjawab dan tersenyum sembari membungkus sarung tangan itu dengan cepat.

“Ini enam puluh ribu koin.”

Shen Yue mengeluarkan enam kartu kristal siluman. Satu kartu kristal siluman sama dengan sepuluh ribu koin.

Dari eskpresinya Shen Yue menunjukkan bahwa enam puluh ribu koin tidak begitu bearti baginya, lalu dia menaruh sarung tangan tersebut ke dalam cicin ruang antar waktu miliknya.

Beberapa gadis di sekitarnya terkesima karena dengan mudahnya dia mengeluarkan enam puluh ribu koin membuktikan dia sangatlah kaya! Beberapa gadis cantik melihat ke arahnya dan mencoba menggoda Shen Yue. Namun, Shen Yue tidak mempedulikan mereka. Dia dengan bangga melihat ke arah Nie Li lalu melihat ke arah Ye Ziyun dan di matanya tersirat jelas ‘Di mataku hanya ada dirimu.’

“Sungguh meggelikan!” gerutu Lu Piao, “Dia jelas memamerkan kekayaannya!”

“Sinting! Dengan mudahnya menghamburkan enam puluh ribu koin, ditambah lagi mempunyai cincin ruang antar waktu.” Du Ze menggelengkan kepalanya dan melanjutkan, “Nie Li, bagaimana kamu mau bersaing dengan orang yang kaya dan tampan seperti dia?”

Dengan santainya Nie Li menjawab, “Hehehe. Ziyun tidak tertarik dengan uang.” Tatapannya jatuh ke arah Ye Ziyun, tampak jelas bahwa gadis tersebut tidak mempedulikan aksi dari Shen Yue dan lanjut berbicara dengan para gadis di sampingnya. Mata Ziyun terkadang melihat ke arah Xiao Ning’er, namun Xiao Ning’er berdiri di sisi lain dengan tatapan kosong.

Ekspresi wajah Xiao Ning’er begitu dingin. Dia adalah orang yang suka menyendiri dan tidak begitu banyak berkomunikasi dengan murid lainnya.

Nie Li tahu bahwa yang Ye Ziyun saat ini inginkan adalah sebuah persahabatan. Di kehidupan yang lalu, Ye Ziyun selalu ingin berteman dengan Xiao Ning’er namun latar belakang mereka membuat mereka semakin terpisah jauh.

Melihat eskpresi Ye Ziyun membuat Shen Yue menjadi kecewa.

“Baiklah, Ye Ziyun memang tidak tertarik dengan uang. Nie Li, dia tidak mungkin tertarik dengan sesama wanita, bukan? Jika iya, berakhir sudah nasibmu,” ujar Lu Piao mengejek Nie Li.

Nie Li hanya membalas dengan tertawa, pada dasarnya dia tidak peduli dengan kata-katanya. Di kehidupan yang lalu, Nie Li adalah satu-satunya pria di dalam hati Ye Ziyun.

“Ayo berangkat, aku akan menjalankan rencana-ku!”

Wajah Du Ze dan Lu Piao berubah serius dan menganggukan kepala mereka.

Nie Li menjelaskan kepada Lu Piao, “Lu Piao, pergilah membeli dua busur dan lima ratus anak panah. Sebuah busur akan memakan biaya seratus enam puluh koin dan setiap anak panah memiliki harga tiga puluh koin jangan sampai tertipu oleh para pedagang licik!”

“Mari berkumpul kembali di tempat pelatihan dalam perguruan.”

“Baiklah!” jawab Lu Piao sembari menganggukan kepalanya. Dia sedikit curiga, apakah Nie Li pernah membeli busur dan anak panah sebelumnya, lantas kenapa ia tahu dengan detail harganya?

Uang saku bulanan Nie Li hanya sebanyak lima puluh koin sehingga dia tidak mampu membeli barang yang mahal.

“Du Ze, kita akan pergi membeli rumput kolam hitam,” ucap Nie Li. Rumput kolam hitam mempunyai efek samping untuk melumpuhkan.

Kondisi Du Ze yang lebih buruk dari Nie Li membuat Nie Li tidak membiarkan Du Ze menggunakan uangnya. Jadi Nie Li selalu menggunakan uangnya untuk membeli semua rumput tersebut.

Rumput kolam hitam sangatlah murah, satu koin bisa membeli sekumpulan rumput tersebut. Selain itu Nie Li juga membeli beberapa alat alkimia dan pergi berangkat ke sebuah lembah kecil di sisi kota Rongyao untuk mengumpulkan beberapa rumput Zoysia.

“Apa yang kamu rencanakan?” tanya Du Ze penasaran.

Nie Li tertawa dan menjawab, “Rumput kolam hitam memiliki efek samping yang bisa melumpuhkan, namun efisiensinya sangatlah rendah. Biasanya rumput ini dioleskan ke luka untuk mengurangi rasa sakit. Sementara untuk rumput zoysia, merupakan rumput liar yang sangat umum dan tidak ada yang mengetahui kegunaan mereka saat ini. Akan tetapi, jika rumput ini digunakan dengan alat alkimia bersama dengan rumput kolam hitam, akan membuat efek samping pelumpuhan dari rumput kolam hitam meningkat drastis.”

Du Ze terdiam beberapa saat dan bertanya, “Seberapa kuat efek lumpuhnya?”

Nie Li tertawa dan menjawab, “Efeknya tidak seberapa untuk siluman pada umumnya. Tapi apakah kamu tahu bahwa domba bertanduk tidak pernah makan rumput zoysia?”

“Domba bertanduk?” ulang Du Ze dan kembali terdiam untuk beberapa saat. Setelah berpikir sesaat, matanya melebar, “Nie Li, apakah kamu seorang alkimis?”

“Seorang Alkimis?” Nie Li berpikir sejenak dan tertawa, “Bisa dikatakan seperti itu juga.”

Seorang alkimis adalah seseorang yang menggunakan rempah dan rumput obat-obatan untuk membuat ramuan obat. Nie Li bukanlah seorang alkimis, namun di kehidupan yang lalunya, Nie Li mempunyai sedikit pengetahuan mengenai alkimis. Akan tetapi, standar alkimis di kota Rongyao ini sangatlah rendah. Mereka tidak bisa dikatakan sebagai seorang alkimis sejati. Nie Li bisa memandang rendah semua yang disebut ‘alkimis’ di dalam kota Rongyao. Ketika Nie Li bertualang menjelajahi benua ini, dia telah berhasil masuk ke dalam Hutan Racun. Semua orang yang tinggal di dalam hutan racun berhasil bertahan hidup dari serangan-serangan siluman beracun, mereka baru pantas disebut sebagai alkimis sejati!

Nie Li mulai mencampur rumput-rumput tetrsebut dan mendapatkan total enam botol obat bius.


Tempat Pelatihan di Perguruan Sheng Lanhua…

Tempat pelatihan ini dirancang oleh pengendali siluman legendaris Ye Mo dan kepala perguruan yang merupakan pengendali siluman emas hitam. Tempat pelatihan ini dikelilingi oleh dinding menjulang tinggi. Setiap tahunnya, semua pengendali siluman di kota Rongyao akan menangkap beberapa siluman rendahan dan meletakkan mereka di dalam tempat pelatihan. Semua murid perguruan Sheng Lanhua yang berada di bawah tingkat perak bisa masuk ke dalam tempat pelatihan tersebut. PAra murid bisa berburu siluman di dalam untuk mendapatkan kulit, kristal siluman dan berbagai bahan lainnya untuk kebutuhan mereka. Beberapa murid miskin juga berburu di dalam tempat pelatihan untuk membantu keuangan keluarga mereka.

Kelompok Nie Li yang beranggotakan tiga orang ini bahkan belum mencapai tingkat perunggu level satu. Jadi tempat yang akan mereka kunjungi kali ini merupakan tempat teraman di dalam tempat pelatihan. Di tempat ini hanya ada domba bertanduk, dan meskipun mereka cukup agresif, pada dasarnya mereka masih herbivora. Sehingga semua serangan mereka hanya akan menyebabkan luka serius dan bisa dikatakan cukup aman.

Mereka bertiga mulai memasuki tempat pelatihan setelah di cek oleh para penjaga di pintu masuk.

TDG Chapter 4 Bahasa Indonesia
TDG Chapter 6 Bahasa Indonesia
Posted in Tales of Demons & Gods ( Yaoshenji ).