TDG Chapter 4 Bahasa Indonesia

TDG Chapter 3 Bahasa Indonesia
TDG Chapter 5 Bahasa Indonesia

Tales of Demons & Gods Chapter 4 : Jutaan Koin Roh Siluman

Nie Li melirik ke arah Xiao Ning’er, dia memiliki postur tubuh yang langsing yang mengenakan rok pendek berwarna kuning dan sepasang sepatu berhak tinggi. Dia penampilan yang tidak kalah cantik dari Ye Ziyun dengn kulit putih dan bibir indah seperti kelopak bunga mawar.

Namun dia berlawanan dengan Ye Ziyun yang tampil cerita, Xiao Ning’er memiliki ekspresi dingin dan kecantikan yang berbeda dengan Ziyun.

Nie Li teringat bahwa Xiao Ning’er merupakan anak pertama dari Keluarga Xiao yang merupakan salah satu dari tujuh keluarga bangsawan. Bakatnya hanya berada setingkat di bawah Ye Ziyun. Sebelum kota Rongyao hancur, dia telah berhasil menjadi seorang pengendali siluman perak dan bersama dengan Ye Ziyun mereka menjadi sosok gemini kembar bagi para generasi muda.

Hanya saja karena pengaruh dari salah satu keluarga utama, keluarga Xiao memaksa Xiao Ning’er untuk menikah dengan kakak dari Shen Yue. Namun karena dia tidak mau, dia pergi meninggalkan keluarganya dan pergi ke Hutan Iblis Hitam di dalam pegunungan Wujin.

Nie Li merasa iba terhadap Xiao Ning’er. Jika diberi kesempatan, dia akan membantu Xiao Ning’er di kehidupan kali ini. Tapi jika dia bertanya apakah dia mempunyai perasaan terhadap Xiao Ning’er, jelas jawabannya tidak ada. Bagi Nie Li hanya ada Ye Ziyun seorang di hatinya.

“Aku harap akan ada beberapa pengendali iblis perunggu level 1 yang akan muncul di ujian yang akan diadakan dua bulan lagi. Aku dan perguruan akan merasa bangga jika kalian berhasil!” tawa Shen Xiu.

Perunggu, perak, emas, emas hitam, dan legendaris. Kelima tingkatan tersebut terbagi menjadi lima level, dan meraih tingkat perunggu level satu merupakan titik awal.

Ketika seorang pendekar atau pengendali siluman berhasil mencapai kekuatan jiwa sebesar seratus maka mereka sudah menjadi tingkat perunggu level satu. Memasuki tingkat awal tersebut sangatlah sulit dan banyak orang yang tidak berhasil melangkah masuk ke pintu awal untuk menjadi seorang pendekar atau pengendali siluman sejati.

Mendengar ucapan Shen Xiu membuat para murid saling berbisik. Untuk menjadi seorang pendekar perunggu level satu, kamu harus bisa mengangkat batu 100 pon dan menghancurkan pohon dengan tinju mereka. Bagi anak-anak ini hal tersebut sangatlah sulit, kecuali seseorang sejak lahirnya sudah meminum ramuan obat untuk memperkuat tubuhnya. Sementara untuk pengendali siluman, seseorang harus melatih kekuatan jiwa di dalam tubuhnya dan ini jauh lebih sulit dibandingkan menjadi seorang pendekar.

Alam jiwa terbagi menjadi tujuh warna yaitu : merah, jingga, kuning, hijau, biru laut, biru langit dan nila. Manusia biasa akan mempunyai alam jiwa merah dan bagi mereka untuk menjadi pengendali siluman sangatlah mustahil. Mereka pada dasarnya akan memilih untuk menjadi seorang pendekar. Sementara bagi orang yang memiliki alam jiwa jingga dan kuning, memiliki kesempatan untuk melatih alam jiwa mereka. Dan bagi yang memiliki warna hijau dan biru laut untuk alam jiwanya maka sudah dianggap sebagai jenius.

Semua murid di kelas melihat ke arah Ye Ziyun, Shen Yue dan Xiao Ning’er. Mereka sangat iri karena hanya mereka bertiga saja yang akan mampu mencapai tingkat perunggu level satu dalam waktu kurang dari setengah tahun.

Setelah menjadi perunggu tingkat satu, mereka akan naik ke kelas khusus untuk pendekar atau pengendali siluman yang sebenarnya.

Shen Yue merasa bangga ketika merasakan tatapan dari murid yang lain. Sebagai salah satu anggota keluarga Shen, dia mendapatkan banyak ramuan obat semenjak dia kecil. Dia sudah jauh melampaui anak-anak seumurannya. Dan baginya tidaklah sulit untuk meningkatkan kekuatan jiwanya menjadi seratus dalam waktu dua bulan.

Shen Yue melihat ke arah Ye Ziyun yang elegan di sampingnya. Hanya dirinya yang pantas bersama Ziyun, sementara Nie Li tidak ada apa-apanya! Nie Li sungguh bodoh dan tidak tahu diri karena berani-beraninya dia bertaruh dengan bibinya bahwa dia akan menjadi pengendali siluman perunggu level satu dalam waktu 2 bulan. Bagi sosok sampah dengan alam jiwa berwarna merah seperti Nie Li jelas hal itu tidak akan terjadi!

Ye Ziyun dan Xiao Ning’er saling menatap satu sama lainnya. Keduanya memiliki latar belakang yang luar biasa. Ye Ziyun selama ini selalu ingin berteman dengan Xiao Ning’er, namun Xiao Ning’er selalu menganggap Ziyun sebagai saingannya. Baginya Ziyun merupakan sosok yang ingin dilampauinya dan dia selalu berlatih keras untuk melampaui Ziyun.

Shen Xiu melihat ke arah Nie Li dengan matanya yang menghina lalu menyindir “Bagi mereka yang mengatakan bisa mencapai tingkat perunggu level satu dalam waktu dua bulan, aku ingin melihat seperti apa hasil yang bisa mereka perlihatkan!”

Alam jiwa dan fisik seseorang menentukan kecepatan perkembangan seseorang. Dan di situasi Nie Li saat ini biasanya membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun untuk mencapai titik awal tersebut. Dan itu hanya untuk menjadi seorang pendekar perunggu, sementara untuk menjadi seorang pengendali siluman dengan alam jiwa merah merupakan mimpi belaka.

Nie Li tidak mempedulikan kata-kata Shen Xiu tersebut.

“Dua bulan? Masih banyak waktu yang tersisa,” ucap Nie Li sembari tersenyum dengan percaya diri.

‘Lihat saja bagaimana aku menjadi pengendali siluman perunggu level satu dalam waktu dua bulan!’

Nie Li, Lu Piao dan Du Ze memulai obrolan di antara mereka bertiga.

“Nie Li, kamu menyukai Ye Ziyun?” tanya Lu Piao sambil menatap Nie Li.

“Iya!” jawab Nie Li dengan jujur.

Lu Piao melihat ke mata Nie Li dan beberapa saat kemudian menghela nafas, “Ye Ziyun memang cantik dan karena aku menganggapmu sebagai saudaraku, aku tidak akan berebut dengan kamu. Tapi sebagai saudara kamu aku akan mengingatkanmu, latar belakang Ye Ziyun terlalu luar biasa. Dia bukanlah seseorang yang pantas untuk kita”

Meskipun keluarga Nie Li berasal dari salah satu dari dua belas keluarga penguasa, jika dibandingkan dengan Ye Ziyun jelas sangatlah berbeda jauh.

“Kalian berdua bisakah lebih realistis? Ye Ziyun adalah seorang jenius dengan alam jiwa biru laut! Sebentar lagi dia akan menjadi pengendali siluman perunggu level satu. Aku perkirakan dalam waktu dua bulan dia akan masuk ke kelas khusus pengendali siluman. Setelah masuk ke kelas tersebut maka perkembangan dia akan melonjak naik dengan cepat. Apakah nanti dia akan mengingat kalian atau tidak saja itu sudah menjadi sebuah pertanyaan. Dan apa yang aku benci dari kalian adalah kalian selalu berpikir bagaimana mengejar para gadis, sementara kalian tidak tahu bagaimana berusaha keras dan berlatih!” cemooh Du Ze tanpa henti.

“Apa maksudmu? Jangan menuduh sembarangan! Aku selalu bekerja keras, mengerti? Paling banyak aku menghabiskan waktu setengah hari untuk memikirkan para gadis!” balas Lu Piao sambil mengangkat bahunya.

“Ya Tuhan! Bagaimana bisa aku terlibat dengan orang-orang seperti ini?” ucap Nie Li sambil memutar-mutar matanya.

Bakat Du Ze tidaklah buruk. Dia memiliki alam jiwa kuning dan berlatih keras. Ditambah lagi nanti dia akan mendapatkan penemuan misterius yang membuat dia menjadi pengendali siluman emas level satu. Dia akan memimpin keluarganya dan menjadi salah satu keluarga penguasa, hal ini jelas sebuah prestasi yang luar biasa.

Du Ze sangatlah setia kawan, namun sedikit kolot dan terlalu serius menghadapi sesuatu. Berlawanan dengan Lu Piao yang mempunyai sosok tuan muda pesolek. Dengan alam jiwa merahnya dia merupakan pendekar yang tangguh. Jika dia berusaha lebih keras maka perkembangannya akan luar biasa. Namun dia sangatlah malas, dan di kehidupan yang lalunya, Lu Piao hanya mencapai tingkat perak dan mempunyai perbedaan yang jauh jika dibandingkan dengan Du Ze.

Akan tetapi hidup memang menarik, meskipun mereka berdua memiliki sifat yang berlawanan akan tetapi mereka berdua menjadi saudara angkat di kehidupan yang lalu.

Di kehidupan yang lalu setiap saat Nie Li mendengar Lu Piao dan Du Ze berdebat akan menganggap hal itu tidak baik. Namun saat ini Nie Li merasa tersentuh melihat hal tersebut dan dia merasa sangat beruntung mempunyai saudara seperti mereka.

“Nie Li, aku sarankan kamu menyerah saja. Lebih baik kamu konsentrasi untuk berlatih saja,” ucap Du Ze membujuk Nie Li dengan serius. Jika Nie Li benar-benar jatuh hati kepadanya, maka hal itu akan menjadi sangat menyedihkan.

Di kehidupan yang lalu, Nie Li tidak bisa berhenti menyukai Ziyun. Setelah dia mengetahui Shen Yue dan Ye Ziyun bertunangan membuat dia patah hatai. Namun di kehidupan kali ini jika dia masih tidak berguna seperti serpihan kayu maka dia akan membunuh dirinya sendiri.

“Jangan khawatir, aku sangat paham akan apa yang ingin aku lakukan dan semua itu akan terwujud!” ucap Nie Li dengan percaya diri.

Mendengar kata-kata Nie Li membuat Du Ze dan Lu Piao terkesima sekejap. Mereka tidak bisa membayangkan darimana Nie Li mendapatkan kepercayaan diri seperti itu. Setelah mereka melihat ekspresi Nie Li, mereka merasa bahwa dia akan bisa mewujudkannya. Mereka pada akhirnya ikut terpengaruh dengan suasana hati Nie Li.

Du Ze berpikir sejenak dan berbicara “Baiklah. Apapun yang kamu lakukan, kami akan selalu mendukungmu!”

Setelah dihukum dan berdiri bersama membuat mereka semakin dekat dan akrab.

“Du Ze, Lu Piao, aku akan membuat kalian berdua menjadi pengendali siluman terkuat!” tegas Nie Li. Di kehidupan yang lalu, Du Ze dan Lu Piao bertarung dan menyelamatkan nyawa Nie Li berkali-kali. Dan di kehidupan kali ini Nie Li akan membalas kebaikan mereka berdua dengan membantu mewujudkan impian mereka.

“Lupakan saja. Aku hanya mempunyai alam jiwa merah. Dengan dukungan ramuan obat dari keluargaku, untuk menjadi seorang pendekar tidak akan menjadi masalah. Namun menjadi seorang pengendali siluman jelas akan sangat sulit!” balas Lu Piao yang mulai merasa minder.

“Apa gunanya menjadi seorang pendekar? Semakin tinggi tingkatan yang kamu capai, maka semakin sulit untuk berlatih. Dan seorang pendekar tidaklah sekuat seorang pengendali siluman. Di medan pertemuan seorang pendekar legendaris tidak akan ada artinya di hadapan pengendali siluman emas hitam. Kamu pasti sudah tahu bahwa pengendali siluman sangatlah kuat dalam pertarungan!” bantah Du Ze. Dia selalu berambisi menjadi seorang pengendali siluman dan jika dingin melakukan sesuatu maka dia akan melakukan yang terbaik yang dia bisa, itulah prinsip hidup Du Ze.

“Tidak perlu menjadi pendekar legendaris, jika aku bisa menjadi pendekar emas saja aku sudah puas.” jawab Lu Piao acuh tak acuh.

Du Ze kehabisan kata-kata, tidak ada gunanya bicara dengan orang yang tidak mempunyai tujuan.

“Kamu mempunyai alam jiwa merah, lalu kenapa? Aku juga hanya mempunyai alam jiwa merah,” ucap Nie Li sembari menatap Lu Piao.

Lu Piao dan Du Ze bingung melihat nie Li yang mempunyai alam jiwa merah namun percaya bahwa dia akan mencapai tingkatan perunggu level satu dalam waktu 2 bulan. Apakah dia mempunyai metode khusus?

“Nie Li, metode apa yang kamu punya untuk meningkatkan kekuatan jiwa kamu hingga menjadi pengendali siluman? tanya Du Ze. Dia sangat penasaran dan dari apa yang dia tahu selama ini tidak ada jalan pintas untuk melatih kekuatan jiwa seseorang.

“Percaya saja padaku, selama kamu tidak gentar maka kamu akan bisa menjadi pengendali siluman yang kuat.”

“Gentar? Tidak akan!” tegas Du Ze. Dia akan menjadi kuat demi mengubah nasib keluarganya, dan demi hal ini dia tidak akan pernah menyerah.

Jika ada kesempatan menjadi seorang pengendali siluman jelas Lu Piao akan sangat senang. Jika dia menjadi seorang pengendali siluman maka dia tidak akan dipukul oleh ayahnya karena kemalasannya. Lu Piao adalah tipikal pemalas yang tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berleha-leha jika ada kesempatan tersebut.

“Apakah hal itu sulit?” gumam Lu Piao.

Du Ze melongo ke arah Lu Piao dan berpikir bahwa anak ini sudah tidak tertolong. Dia ingin menjadi seorang pengendali siluman tanpa perjuangan. Bagaimana mungkin tidak ada kesulitan untuk menjadi seorang pengendali siluman? Jika dia bisa menjadi seorang pengendali siluman maka dia akan melakukan apa saja meskipun hal tersebut sangat sulit!

“Tidak begitu sulit,” balas Nie Li mengoyangkan kepalanya. Dia melanjutkan dengan santai, “Kita hanya butuh banyak uang.”

“Jika itu semua bisa diselesaikan selama kita mempunyai uang, maka hal itu sangatlah mudah,” ucap Lu Piao sambil menghela nafas, “Berapa banyak yang kamu butuhkan? Aku punya cukup banyak. Aku telah menabung dua ribu koin roh siluman. Jika aku bisa menjadi seorang pengendali siluman, aku bersedia menghabiskan semuanya.”

Jika dua ribu koin roh siluman bisa membuat kamu menjadi seorang pengendali siluman, maka itu sangatlah mengagumkan.

Nie Li menatap Lu Piao dengan tatapan tidak percaya, bagaimana Lu Piao bisa berpikir bahwa dua ribu koin bisa dikatakan sebagai jumlah yang banyak.

Nie Li menjawab dengan tak berdaya, “Apa yang bisa dilakukan oleh dua ribu koin? Tentu saja itu tidak cukup. Kamu setidaknya membutuhkan jutaan koin atau bahkan puluhan juta!”

Puluhan juta koin? Du Ze dan Lu Piao menarik nafas dalam-dalam. Darimana mereka bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Bahkan satu juta koin saja sudah menjadi penghasilan tahunan bagi sebuah keluarga penguasa!

TDG Chapter 3 Bahasa Indonesia
TDG Chapter 5 Bahasa Indonesia
Posted in Tales of Demons & Gods ( Yaoshenji ).